9 Trik Bertahan Hidup Dalam Situasi Yang Berbahaya

Seperti kaidahnya, hidup kita adalah beradab dan nyaman. Bencana alam jauh, kita merasa aman dari bahaya alam. Atap dan plafon kita melindungi dari sinar matahari dan hujan. Dinding kita melindungi kita dari angin yang dingin dan salju. Kita memiliki sistem untuk membuat rumah kita menjadi sejuk atau hangat. Binatang-binatang yang berbahaya sebagian besar telah diusir dari kota-kota kita (kecuali Australia, saya kira). Kita tumbuh besar dan aman.

Namun, kita mungkin tidak pernah tahu kapan kita bisa tersesat dan menghadapi kemurkaan alam. Siapa yang tahu aktivitas yang aman bisa tersesatkan? Itulah sebabnya daftar ini disusun untuk memberikan Anda sebuah garis dalam beberapa kasus tersebut. Orang yang sudah siaga adalah orang yang selamat dan yang selamat adalah para pembaca yang datang kembali! Dan kami menyayangi para pembaca kami!

1

Membuat api dengan baterai ponsel.

sumber

Jika Anda tersesat ke titik dimana Anda tidak bisa mendapatkan sinyal atau baterai sudah mati, ponsel hanyalah benda yang sudah tidak banyak berfungsi. Banyak smartphone dan tablet memiliki baterai Li-ion (lithium). Saat ditusuk dengan sesuatu yang tajam, reaksi kimia terjadi di dalamnya yang akan memercikkan api. Cukup persiapkan beberapa kayu bakar.

2

Meloloskan diri dari arus.

sumber

Arus atau ombak pasang bisa terjadi saat berenang di laut. Ketika seseorang dengan cepat terseret dari pantai, seseorang ingin berenang kembali. Namun, dengan begitu, Anda hanya akan lelah dan jauh dari pantai. Yang perlu Anda lakukan adalah berenang sejajar atau diagonal ke pantai. Gelombang pasang tidak selebar itu, dan dengan demikian Anda dapat menyelamatkan hidup Anda dengan berenang dari situ.

3

Lari dari seekor buaya.

Buaya, yang tidak punya rasa ampun, bisa berlari lebih cepat dari manusia saat bergerak dalam garis lurus. Untungnya, mereka buruk dengan tikungan dan akan membiarkan mangsa pergi jika mereka terus-menerus kehilangan penglihatan mereka. Jika mereka mengejar Anda, larilah dalam garis zigzag.

sumber

4

Sengatan ubur-ubur

Tersengat oleh ubur-ubur bisa menyebabkan syok neurogenik, reaksi alergi, dan intoksikasi tubuh yang kuat. Jika itu terjadi pada Anda, segera bersihkan luka itu, dan lepaskan sisa tentakel yang menempel. Jangan menyentuh tentakel tersebut dengan tangan kosong untuk menghindari sengatan lebih jauh. Kemudian Anda harus mencuci daerah yang tersengat dengan air garam - air tawar hanya akan mengaktifkan sel-sel yang menyengat. Setelah itu, kompres dengan cuka sari apel atau alkohol untuk mengeluarkan toksin. Tetaplah terhidrasi dan kunjungi dokter.

sumber

5

Aturan 3.

Aturan 3 mengukur kelangsungan hidup rata-rata seseorang dalam kondisi tertentu yang mengancam:

3 menit tanpa udara, rata-rata, sampai seseorang kehilangan kesadaran;
3 hari tanpa air sebelum Anda mengalami dehidrasi yang mengancam jiwa;
3 minggu tanpa makanan sebelum menyebabkan kerusakan serius pada kesehatan (terkadang, tubuh bisa beradaptasi tanpa makanan selama sebulan).

Tetapkan prioritas yang sesuai.

sumber

6

Mengelem luka.

Jika Anda melukai tangan Anda dan tidak ada perban yang tersisa, Anda bisa menggunakan lem super untuk menutup luka tersebut. Ini juga akan mendisifektankannya! Namun, Anda tetap harus tetap mendatangi dokter sekarang meskipun Anda sudah tidak mengalami pendarahan.

sumber

7

Jangan makan salju untuk memuaskan dahaga.

Jangan makan salju untuk memuaskan dahaga Anda di musim dingin. Hal ini penting dalam situasi bertahan hidup, karena salju yang dingin akan mendinginkan tubuh Anda, yang kemudian akan menghabiskan energi tambahan untuk tetap hangat. Itu adalah pemborosan energi yang akan membuat Anda akan membeku lebih cepat. Lebih baik menunggu salju mencair sebelum meminum air yang dihasilkan.

sumber

8

Wajan yang terbakar.

Wajan yang tidak diawasi di atas kompor bisa terbakar dalam waktu singkat! Ini karena minyak yang terlalu panas - dan karena itulah Anda sebaiknya tidak mencoba menyiramnya dengan air. Api hanya akan tumbuh lebih besar, dan minyak panas akan tercecer dimana-mana. Untuk mengecilkan api, gunakan baking soda, karena itu akan menyerap oksigen. Anda juga bisa menutupi panci dengan kain katun padat, seperti selimut atau setumpuk t-shirt. Tentu, mereka akan hancur, tapi tidak separah saat rumah terbakar habis!

sumber

9

Tertusuk dalam

Anda mungkin ingin mengeluarkan pecahan atau benda lain yang telah menyebabkan (dan terjepit) luka yang besar, jangan. Beling sebenarnya akan menghalangi pembuluh darah yang tertusuk, yang mencegah Anda dari pendarahan. Biarkan di dalam sampai Anda mendapatkan bantuan medis.

sumber

Diskusi

Lebih Banyak Kuis